30 September 2026

Apa Manfaat Nikel dalam Perkembangan Kendaraan Listrik?

Nikel untuk Apa dalam Kehidupan Modern?

Nikel adalah unsur logam yang memiliki berbagai macam kegunaan karena kemampuannya untuk meningkatkan ketahanan terhadap korosi dan panas. Kegunaan nikel tidak terbatas pada satu bidang, tetapi mencakup berbagai kebutuhan sehari-hari dan industri. Sebagai contoh penggunaan nikel pada baja tahan karat sangatlah luas. Di sektor industri, nikel digunakan untuk berbagai kebutuhan yang membutuhkan material dengan daya tahan tinggi, termasuk pada bidang energi, transportasi, dan manufaktur.

Perkembangan teknologi kemudian memperluas fungsi nikel ke sektor energi. Nikel digunakan dalam sejumlah teknologi baterai isi ulang, termasuk beberapa baterai untuk kendaraan listrik. 

Apa Hubungan Nikel dengan Kendaraan Listrik?

Baterai merupakan salah satu komponen terpenting pada kendaraan listrik karena baterai merupakan alat penyimpanan energi sehingga kendaraan dapat bergerak. Nikel digunakan sebagai salah satu material katoda pada jenis baterai lithium-ion tertentu. Penggunaannya dapat membantu meningkatkan kepadatan energi, sehingga baterai dapat menyimpan energi lebih banyak dalam ruang yang relatif efisien. Penggunaan nikel dalam beberapa komposisi baterai termasuk baterai NMC (Nickel Manganese Cobalt) dan NCA (Nickel Cobalt Aluminum). Kedua jenis baterai tersebut menggunakan nikel pada material katodanya dan menjadi salah satu pilihan untuk kendaraan listrik, terutama karena mampu mendukung kebutuhan kepadatan energi dan jarak tempuh. 

Namun harus dicatat bahwa tidak semua baterai pada kendaraan listrik menggunakan nikel. Baterai LFP (Lithium Iron Phosphate) menjadi salah satu jenis baterai lithium-ion yang tidak menggunakan nikel pada katodanya.

Nikel sebagai Material Penting dalam Perkembangan Kendaraan Listrik

Perkembangan kendaraan listrik tidak hanya mendorong perubahan pada jenis kendaraan, tetapi juga meningkatkan kebutuhan terhadap berbagai material pendukung. Dalam rantai industri tersebut, nikel menjadi salah satu bahan yang banyak mendapat perhatian karena dapat diolah menjadi berbagai produk yang dibutuhkan oleh industri modern.

Penggunaan nikel dalam kendaraan listrik juga ikut mendorong perkembangan industri pengolahan dan hilirisasi nikel. Nikel tidak hanya dipandang sebagai hasil pertambangan, tetapi dapat diproses menjadi produk antara yang memiliki nilai tambah dan selanjutnya digunakan oleh industri di tahap berikutnya.

Dengan demikian, pentingnya nikel dalam perkembangan kendaraan listrik tidak hanya dilihat dari penggunaannya pada baterai, tetapi juga dari rantai industri yang terbentuk di belakangnya. Perkembangan kebutuhan kendaraan listrik turut mendorong pengembangan teknologi pengolahan, pemurnian, dan produk turunan nikel agar dapat memenuhi kebutuhan industri yang terus berkembang.

Dari Bijih Nikel hingga Mendukung Industri Kendaraan Listrik

Sebelum dapat dimanfaatkan dalam berbagai produk, nikel berasal dari bijih nikel yang perlu melalui tahapan pengolahan. Di Indonesia sendiri, nikel yang ditambang umumnya berasal dari bijih nikel laterit. terdapat dua jenis bijih nickel  yang umum dikenal dalam pengolahan nikel yaitu limonit dan saprolit. Karakteristik dari setiap bijih berbeda satu sama lain sehingga membutuhkan pendekatan proses yang berbeda.

Di Indonesia, salah satu contoh pertambangan nikel yang terintegrasi dengan fasilitas pengolahan berada di Pulau Obi, Maluku Utara adalah Harita Nickel. Harita Nickel menjalankan rangkaian kegiatan mulai dari penambangan, pengolahan, pemurnian, hingga menghasilkan berbagai produk nikel. 

Proses bijih nikel saprolit dilakukan dengan menggunakan teknologi RKEF (Rotary Kiln Electric Furnace) dan memproduksi ferronikel atau FeNi. Untuk bijih nikel limonit menggunakan teknologi HPAL (High Pressure Acid Leaching)  dan memperoleh beberapa produk turunan diantaranya MHP (Mixed Hydroxide Precipitate), Nikel Sulfat, Kobalt Sulfat, dan yang paling baru ialah Elektrolitik Kobalt. Produk - produk turunan ini merupakan bahan baku dalam pembuatan katoda baterai ion lithium yang menggunakan nikel.